Berita Sumsel

MY Terima Kunjungan Kerja Wantannas Bahas Kebun Karet dan Sawit

MY Terima Kunjungan Kerja Wantannas Bahas Kebun Karet dan Sawit

Palembang, sumselprov.go.id- Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya (MY) menerima kunjungan kerja rombongan Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) dalam rangka kegiatan pengkajian daerah di Ruang Rapat Gubernur Sumsel, Rabu (24/2/2021).

Pada kesempatan itu, Deputi Pengembangan Setjen Wantannas, Marsda TNI Dr. Sungkono., SE., M.Si menjelaskan bahwa maksud kedatangan timnya ke Sumsel bertujuan untuk mengkaji dan menganalisa perkembangan perkebunan karet yang ada di Sumsel.

"Terkait kedatangan kita kesini yaitu untuk melakukan kajian terhadap perkebunan karet yang ada disini. Selain perkebunan karet, kami juga akan menganalisa perkebunan apa saja yang harus mendapatkan dorongan agar menjadi ketahanan nasional", ucapnya.

MY menyambut baik kedatangan Wantannas di Sumsel, menurutnya dengan adanya kunjungan ini maka pemerintah pusat dapat mengetahui apa yang menjadi kendala dan permasalahan daerah dalam melakukan pengembangan kawasan perkebunan, utamanya perkebunan karet.

MY juga menyampaikan bahwa dalam mempertahankan negara tidak hanya dengan menggunakan senjata saja, melainkan juga dengan mempertahankan kebutuhan pokok pangan dan semua aspek lainnya.

"kita sepakat untuk mempertahankan negara ini tidak hanya menggunakan senjata saja melainkan juga kebutuhan pangan bahkan semua aspek", ungkap MY.

Terkait dengan tema kajian daerah Wantannas yaitu revitalisasi industri karet rakyat dalam rangka penguatan ketahanan ekonomi daerah.

MY menyampaikan bahwa salah satu faktor yang membuat harga karet mengalami penurunan dan nilainya yang tidak stabil, itu disebabkan salah satunya kebutuhan bahan baku karet sudah mulai menurun.

"Kenapa hal tersebut terjadi, itu dikarenakan perusahaan - perusahaan yang menggunakan bahan baku karet kini beralih menggunakan bahan sintesis yang hargannya lebih murah dibanding karet itu sendiri", ungkap MY.

MY juga menambahkan bahwa pemerintah daerah telah berupaya untuk meningkatkan daya serap bahan baku karet dengan menerapkan penggunaan karet untuk aspal, "Akan tetapi hal tersebut tidak cukup banyak menyerap hasil karet sumsel", tambah MY.

Terkait hal tersebut, MY mengusulkan agar pemerintah pusat dapat merumuskan suatu kebijakan yang merubah lahan menjadi lahan sawit, mengingat kebutuhan akan sawit meningkat sejak adanyan kebijakan Presiden dalam memanfaatkan sawit menjadi B20 dan B30.

"Tentunya usulan ini harus melalui kajian ilmiah terlebih dahulu, agar rencana untuk merubah lahan karet menjadi lahan sawit tidak sia - sia", tegas MY.

Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel.

Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.