Portal Resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Kunjungi Indonesia, Raja Salman Obati Kerinduan 47 Tahun

Kamis, 02 Maret 2017 (09:46)

JAKARTA - Juni 1970, salah satu sosok besar kerajaan dunia, Raja Faisal bin Abdul Aziz dari Kerajaan Arab Saudi, mengunjungi Indonesia. Hampir setengah abad kemudian, sang penerus, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud akan mengulang kunjungan tersebut.

Dubes Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel menyebut, kedatangan Raja Salman ke Indonesia akan menjadi momen dan tonggak bersejarah dalam hubungan bilateral kedua negara yang terjalin erat dan kokoh

"Kunjungan Raja Salman ke Indonesia akan menjadi peristiwa penting dan agung yang akan mengobati kerinduan rakyat dan masyarakat Indonesia sejak 47 tahun silam," ujar Agus Maftuh, ketika berbincang dengan Okezone, belum lama ini.

Sementara itu, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/1/2017), Agus Maftuh menjelaskan, begitu pentingnya agenda tersebut, Kepala Protokol Kerajaan, Khaled Abbad bahkan menyebutnya sebagai "al-ziyarah al-dhohmah" atau "Mega Kunjungan".

"Saat berkunjung ke Indonesia pada 1970, dalam pidatonya, Raja Faisal bin Abdulaziz menegaskan, 'Persahabatan tulus antara Saudi dan Indonesia adalah sebuah kenyataan sejarah yang tidak bisa dipungkiri. Pengingkaran terhadap kenyataan ini adalah bagaikan mengingkari adanya matahari di siang bolong.' Pesan 47 tahun yang lalu ini harus kita jadikan energi dahsyat untuk memperkokoh poros diplomasi Saudi-Indonesia," pungkas Agus Maftuh.

Agenda kunjungan Raja Salman dijadwalkan pada Maret 2017. Rencana ini merupakan kunjungan balasan dari kedatangan Presiden RI Joko Widodo ke Kerajaan Arab Saudi pada September 2015.

(rfa)

 okezone
MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM